Investor Tiongkok Lirik Anambas


Investor Tiongkok Lirik Anambas

ANAMBAS (HK) - Keindahan alam Anambas menjadi primadona bagi investor luar negeri untuk berinvestasi. Setelah Pulau Bawah, Pulau Bakau, Piugus, Kusik yang dijadikan icon pariwisata, kini investor asal Tiongkok datang untuk menanamkan modalnya di kabupaten termuda di Provinsi Kepri itu.

Belasan Calon investor asal negeri Tiongkok tersebut datang sejak Rabu (20/12) lalu dan disambut oleh Bupati dan wakil Bupati KKA saat itu. 

Camat Siantan Tengah Herry Fakhrizal mengatakan, sejumlah wisatawan tersebut menginap di Air Asuk ibu Kota Kecamatan Siantan Tengah. Menariknya lagi ,para investor tidak segan untuk menginap di rumah warga.

"Kedatangan parawisatawan ini adalah peran dari ibu anggota dewan Anambas, Asnida dan suaminya. Dan kebetulan diakseskan oleh relasi beliau," kata Hery, Kamis (28/12).

Hery mengatakan investor asal negeri Laksamana Cengho itu terkagum-kagum dengan keindahan pesona wisata Anambas, namun para rombongan tersebut juga sangat tertarik dan terposana dengan kebudayaan Anambas.

"Mereka membawa tim dokumentasi langsung untuk mempromosikan keindahan alam daerah ini," terang Hery.

Destinasi yang dikunjungi para investor asal Tiongkok tersebut  adalah Pulau Durai. "Mereka sambil shooting untuk mempromosikan Anambas. Bahkan ibu-ibu di Siantan Tengah dengan sebutan ibu-ibu 'band dapur' bermain musik dengan peralatan dapur. Itu pun ikut mereka bawa dalam kunjungan wisata mereka.

Masih kata Herry, di Pulau Mandariau Kecamatan Palmatak, mereka sudah membangun seperti gazebo. para investor tersebut juga tertarik untuk berinvestasi di Telaga. Hanya saja, kata Hery, ia kurang mengetahui apakah di Telaga atau Telaga Kecil. 

"Yang jelas, kalau tidak salah mereka sempat tiga hari berada di sana. Mereka pun juga sudah berkunjung ke Durai lengkap dengan membawa tim penyelam untuk melihat serta mendokumentasikan keindahan alam bawah laut," ujar Hery.

Hery sangat berharap, kedatangan investor ini dapat membawa angin segar bagi perekonomian Anambas, sekaligus meningkatkan geliat pariwisata, memprioritaskan memberdayakan anak-anak daerah. 

"Ini akan menjadi salah satu program yang dibuat oleh investor tersebut," ucapnya.   

"Sekarang tergantung daerah melalui OPD teknisnya. Rencananya mereka datang dari tanggal 13 Desember sampai akhir tahun ini. Namun, karena tiket pesawat terbatas dari Tanjungpinang ke Matak, maka kunjungan mereka baru bisa dilakukan tanggal 20 Desember kemarin. Mereka pun tinggal menunggu izin prinsip dari Bupati dan Gubernur. Kalau dari pengamatan saya, mereka serius untuk berinvestasi di Anambas," imbuhnya.

*Sumber : Haluan Kepri

0 Comments

Leave a comment