Pemerintah Desa Sidak Kedai Kelontong


Pemerintah Desa Sidak Kedai Kelontong

ANAMBAS – Untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terkait makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi, pihak Desa Landak Kecamatan, Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar sidak toko kelontong. Untuk mengantisipasi beredarnya makanan dan minuman kemasan yang telah kedaluwarsa, pemerintah Desa Landak didampingi pihak petugas kesehatan yakni Postu (Pos Pembantu) saat sidak.

Kepala Desa Landak Amirullah mengatakan, sasaran razia lebih kepada jajanan atau makanan ringan kemasan yang dijual. Hal itu dilakukan demi mencegah makanan tidak layak konsumsi bagi masyarakat, agar terhindar dari penyakit dari makanan tersebut.

”Sejumlah makanan ringan kedaluwarsa kita temukan ketika sidak, dan makanan itu sudah kita kumpulkan,” ungkap Amirullah, Kamis (15/6). Ia menambahkan, sidak makanan kedaluwarsa berdasarkan dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perlindungan Konsumen.

Amirullah menjelaskan, mereka melakukan hal ini dikarenakan ada keluhan dari warganya agar dapat melakukan sidak ke sejumlah kedai yang ada di desa. Diketahui, kedai yang beroperasi di desanya berjumlah sebanyak 9 unit. Adapun makanan yang telah kadaluwarsa yakni susu kotak, roti dan makanan ringan untuk anak-anak. Selain dari makanan tersebut seperti tepung, mie instan, sarden, air dalam kemasan tidak ditemukan.

Ia menambahkan, selain memberi jaminan atau kenyaman kepada warganya, ia juga mengatakan bahwa jelang lebaran dalam 10 hari mendatang barang yang beredar harus mesti dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Tidak dipungkiri, masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas belanja untuk memperoleh sejumlah bahan makanan.

”Bahan makanan yang diburu menjelang lebaran ini seperti tepung yang akan dijadikan bahan baku pembuatan kue kering maupun kue basah saat ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya. Jika tidak diantisipasi dari sekarang, ia khwatirkan akan ada kesalah pahaman antar warga dan pedagang.

”Saat ini, jelang lebaran banyak kue kering produksi rumahan yang dijual di pasaran. Tujuan razia, tidak lain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat tentang bahayanya makanan kedaluwarsa bagi kesehatan,” katanya.

*Sumber : Tanjungpinang Pos

0 Comments

Leave a comment