Anambas Sentra Durian Yang Terlupakan


Anambas Sentra Durian Yang Terlupakan

Diskominfotik KKA,  Apakah Anda salah satu pencinta buah durian? Jika benar, berarti Anda tidak boleh ketinggalan untuk mencicipi buah yang satu ini. Buah durian (Durio Zibethinus) merupakan salah satu buah favorit yang digemari banyak orang, selain aromanya yang kuat, durian juga memiliki rasa yang lezat.

Seperti yang terlihat di tarempa,  dalam beberapa hari ini banyak sekali kita jumpai para penjual durian hampir di setiap tempat persinggahan, pasar maupun dipinggiran jalan", Tarempa senin (09/07).

Banyaknya penjual serta pilihan durian yang ditawarkan bukan tanpa alasan, namun karena banyaknya penjual yang datang dari berbagai Desa di Kecamatan Kabupaten Kepulauan Anambas sehingga menjadikan Tarempa sebagai sentra penjualan buah durian atau pusat penjualan buah durian. Berikut beberapa Desa pendistribusi buah durian di Anambas diantaranya ; Desa Teluk Bayur (Dusun Teluk Durian), Desa Nyamuk, Desa Antang, Desa Bayat, Desa Pesisir Timur (Dusun) dan Desa Air Bini. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau mulai dari Rp 35.000 - 50.000 per ikatnya, dalam satu ikat terdapat 2-3 buah durian dan bahkan ketika puncaknya musim durian harganya sangat terjangkau yaitu 10.000 rupiah/ buah. 

Salah seorang penjual buah durian di Tarempa "Pak Romi ketika diwawancara, mengatakan ; dalam sehari bisa laku sebanyak 85-100 ikat,  meskipun banyak penjual tapi alhamdulillah ada saja yang beli", ujarnya. 

Di Anambas sebenarnya bukan menjadi hal yang baru dengan banjirnya buah durian ini,  hampir setiap tahunnya selalu dapat dijumpai,  hanya saja situasi seperti ini sering kali terlupakan padahal ini juga merupakan salah satu dari icon Anambas yang mesti di eksplor baik ditingkat  lokal maupun luar agar lebih dapat dikenal oleh masyarakat luar. 

Selain itu di Anambas juga terdapat beberapa jenis durian yang menjadi idola para pencinta buah durian,  jenis buah durian  tersebut adalah durian bantal atau durian Kopek sebutan lokalnya, hanya saja saat ini sudah langka dan jarang sekali dijumpai di Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Untuk mengantisipasi kelebihan durian setiap musimnya, masyarakat anambas juga mengelola buah durian menjadi beberapa produk makanan lainnya seperti ; lempok, gula atau srikaya durian, tempoyak, dan bubur durian. 


Melihat kondisi ini,  Diskominfotik KKA yang memiliki peran sebagai Humas Daerah, kedepannya berencana membuat festival durian, tujuannya adalah untuk memberikan kesan positif terhadap masyarakat dan untuk mengangkat kembali, menghidupkan suasana Anambas dimusim durian seperti ini yang sudah hampir terlupakan. 

*Tim Redaksi Humas KKA - DISKOMINFOTOK KKA.

0 Comments

Leave a comment