Kemenkominfo Bantu Akses Internet Untuk Sekolah


Kemenkominfo Bantu Akses Internet Untuk Sekolah

ANAMBAS – Kabupaten Kepulauan Anambas mendapatkan bantuan akses internet dari Kementerian Kominfo RI, melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI). Bantuan akses Internet tersebut diberikan kepada sejumlah sekolah, puskesmas dan sejumlah kantor desa.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas Japrizal mengatakan, untuk menunjang akses internet tersebut BP3TI sudah mulai memasang tower.

Tower itu berada di setiap sekolah, puskesmas dan kantor desa yang mendapatkan bantuan tersebut. ”Totalnya ada 49 titik di Anambas. Tower itu dipasang di sekolah-sekolah, puskesmas dan di kantor desa. Setiap tower memiliki kapasitas 2 mega, jadi totalnya ada 98 mega,” ungkap Jeprizal, kemarin.

Meskipun bantuan tersebut diberikan kepada sekolah, puskesmas dan kantor desa, tetapi warga sekitar juga dapat menikmati akses internet tersebut. Pasalnya, sebagian sebagian kuota free untuk warga sekitar.

”Sekarang ini masih dalam proses pemasangan perangkat tower, mungkin akan aktif pertengahan Januari tahun 2018,” jelas Jeprizal.

Dengan adanya akses internet ini, maka daerah yang belum ada akses telekomunikasi nantinya dapat komunikasi melalui media sosial seperti Facebook, WhatsApp dan sebagainya.

Ia berharap, setelah aktif akses internet tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital. ”Kalau akses Internet ini sudah jalan, maka nantinya guru bisa mengakses data pokok pendidikan (Dapodik), siswa juga bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” harapnya.

Ia menambahkan, jika bantuan akses internet tersebut merupakan usulan pemerintah daerah pada awal tahun 2017 silam. Sebab, usulan yang sudah disampaikan yakni untuk seluruh sekolah yang ada dan yang turun hanya 49 titik saja. Sehingga, ada sejumlah sekolah yang belum mendapatkan bantuan internet tersebut.

”Usulan yang disampaikan itu untuk semua sekolah, tetapi setelah disurvei hanya 49 titik saja. Ada sekolah yang belum dapat bantuan. Tapi akan kami upayakan tahun 2018 ini semuanya bisa ter-cover,” ungkapnya.

*Sumber : Tanjungpinang Pos

0 Comments

Leave a comment