Perekam EKTP Hanya Satu

  • Thursday, 01 February 2018

Dua Lainnya Rusak

ANAMBAS (HK) - Alat perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disduk Capil) hanya satu yang beroperasi, menyusul dua  alat lain rusak akibat banjir, Minggu (13/1).

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Agus Basir mengatakan, sebenarnya alat perekaman E-KTP di Disdukcapil  tersebut  ada tiga, namun salah satunya memang dicadangkan  dan dua lainnya digunakan.

"Rusaknya dua  alat perekaman karena banjir akhinya membuat alat cadanganlah yang di gunakan saat ini," demikian disampaikan Agus,  Kamis (25/1).

Agus menambahkan, apabila satu-satunya alat perekaman ini rusak maka pembuatan E KTP tidak dapat dilakukan, apalagi kondisinya memang meprihatinkan karena alat ini pernah rusak namun telah diperbaiki.

"Disamping alat perekam, monitor serta server juga rusak," ujarnya. Lebih jauh Agus mengungkapkan,  untuk blanko masih terjamin karena saat ini masih terdapat sebanyak 5.000 blanko, sayangnya server yang tidak menunjang.

"Disduk sudah bisa cetak KTP elektronik karena blanko pada tahun 2017 yang diberikan sebanyak 8000 masih tersisa sekitar 5000 lagi. Jadi masih aman dan pelayanan maksimal dapat dilakukan," ujarnya. Ia  mengatakan,  apabila data yang direkam telah masuk di server pusat, maka KTP langsung bisa dicetak.

Disinggung penggunaan Surat Keterangan (Suket)  Agus menjelaskan, suket itu guna angtisipasi orang yang memerlukan identitas segera karena memang banyak yang membutuhkan.

Masih kata Agus,  wajib KTP di Anambas sebesar 30,399 orang, dan memiliki KTP 36,51 atau 120 persen dari target yang ditetapkan. "Untuk perekaman KTP tahun 2017 itu melampaui target dan kita tertinggi di Provinsi Kepri," imbuhnya.***(yud)

(Sumber : HaluanKepri)

Copyright © 2014. | Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas. | All right reserved.