Logo
Loading...

Jadikan Festival Jongkong Layar Sebagai Destinasi Baru Bagi Wisatawan di Kabupaten Kepulauan Anambas

Terbit : Rabu, 25 Oktober 2023
Pukul : 12:04 WIB
Dilihat : 2143 Kali
Bagikan Berita Ini
Jadikan Festival Jongkong Layar Sebagai Destinasi Baru Bagi Wisatawan di Kabupaten Kepulauan Anambas
DISKOMINFOTIK

InfoPublik, Anambas - Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas Kepulauan hadir dalam memeriahkan event menarik yakni Festival Jongkong Layar (FJL) yang diselenggarakan oleh Kecamatan Siantan Timur di Desa Nyamuk (Jumat, 18/8/2023). Pertandingan tersebut diikuti belasan nelayan dengan layar terkembang saling beradu cepat di laut Pantai Tanjung Karang Desa Nyamuk.

Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, S.H.,M.H menyampaikan bahwa Festival Jongkong Layar merupakan tradisi unik yang dilakukan oleh nelayan Kecamatan Siantan Timur. "Tradisi ini sudah rutin digelar tiap tahun oleh nelayan disana, khususnya saat tiba musim angin selatan (angin kencang), nelayan istirahat sejenak untuk menggelar lomba semacam ini," Jelas Abdul Haris, S.H.,M.H.

Abdul Haris, S.H.,M.H juga mengatakan bahwa Festival perahu layar ini tidak hanya tradisi akan tetapi sudah menjadi atraksi yang menarik bagi masyarakat dan menjadi destinasi baru bagi wisatawan. "Disini mereka akan saling bertemu dan bergembira dalam sebuah festival,” ungkap Bupati Kepulauan Anambas. Festival ini diikuti oleh enam desa yang ada di Kecamatan Siantan Timur. Diketahui Desa Batu Belah menjadi juara bertahan setiap tahunnya.

Bupati Kepulauan Anambas juga menyampaikan bahwa festival ini sangat baik bagi peningkatan ekonomi masyarakat. "Adanya acara tersebut tentu berdampak bagi ekonomi sehingga bagi sektor lain juga bertambah dan saya mengapresiasi kepada seluruh masyarakat Siantan Timur yang telah menggelar acara festival dengan baik ini,"tuturnya. Menurut Ketua Panitia Festival Jongkong Layar, Suhadi Kusumo Wijoyo sekaligus sebagai Camat Siantan Timur mengatakan bahwa festival ini dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT Kemri) ke 78 tahun.

Dalam festival ini, lanjut suhadi belasan nelayan akan beradu kecepatan menyebrangi selat laut Nyamuk dengan menggunakan jongkong tradisional. “Mereka berlayar dengan menggunakan arus air dan tiupan angin menjadi penunjuk arah andalan nelayan untuk menentukan laju jongkong,” ujarnya. Jongkong tradisional yang digunakan tanpa mesin, hanya menggunakan layar dengan ketinggian layar kisaran 2 meter ini pun mulai beradu. Jongkong hanya diisi satu orang pelomba, jarak tempuh jongkong kira-kira 1 mil. "Siapa yang paling cepat sampai kembali di Pantai Tanjung Karang dia yang akan jadi pemenangnya dan berhak atas piala bergilir dan hadiah uang tunai,” kata Camat Siantan Timur, Suhadi Kusumo Wijoyo.

DISKOMINFOTIK KKA

Pencarian Judul